Eksperimen dengan
Batang Tanaman Kopi
Untuk mengalihkan
sebentar dari hiruk pikuk dimedia, disosmed, tulisan tulisan liar, copas copas
liar yang kita tidak tahu kebenarannya, terkait dengan Ahok…. ; saya bereksperimen
dengan batang tanaman kopi.
Eksperimen ini
berhubungan dengan organ oleptik yaitu terkait dengan rasa…., yaitu rasa (rasa
dilidah/rasa dimulut) rasa rokok ketika melewati gM-Pirotek
Di depan rumah tetangga
ada tanaman kopi yang sudah bertahun tahun, karena tidak produktif tanaman kopi
itu ditebang dan dibuang di tempat sampah. Karena teksturnya menarik perhatian
saya, saya ambil sebagian untuk dibuat menjadi gM-Pirotek.
Di pojok pertigaan
sawojajar, ada pohon beringin yang sudah tua ditebang karena akan dibuat
pelebaran jalan. Saya mengambil sebagian cabang pohon beringin tsb untuk dibuat
menjadi gM-Pirotek.
Di samping pos
kamling dekat rumah, ada pohon sirsak dan pohon kayu putih bunga merah yang
cabangnya ada yang mengering. Iseng iseng cabang yang telah kering.. saya ambil
sebagian untuk dibuat menjadi gM-Pirotek.
Di dapur rumah… ada
keranjang bekas tempat parsel hari raya berbahan rotan. Saya preteli keranjang
tersebut, saya ambil sebagian untuk dibuat menjadi gM-Pirotek.
Di depan rumah ada
tanaman serut yang ditanam di pot besar. Agar terlihat rapi… maka rutin cabang
cabangnya dipotong. Sebagian cabang saya ambil untuk dibuat menjadi gM-Pirotek.
Di lapangan fasum
tepat disamping rumah, ada tanaman klengkeng yang sudah memulai berbuah. Ada
cabang yang dipotong karena mengganggu jalan. Sebagian cabang saya ambil untuk
dibuat menjadi gM-Pirotek
Kemudian memulai
eksperimen…, gM-Pirotek kayu asem (yang sudah saya produksi, yang sekarang
sudah menyebar di 20 kota), gM-Pirotek kayu sirsak, kayu serut, kayu putih,
kayu kopi, kayu beringin, kayu klengkeng, rotan kemudian diproses dimasukkan
teknologi biofilter dan teknologi lainnya (lihat kembali tulisan difb atau di http://gm-produk.co.id/ ).
Kemudian saya coba
sendiri masing masing gM-Pirotek mulai dari kayu asem, kayu kopi sampai kayu
rotan. Saya ulang ulang menghisap asap rokok melalui gM-Piotek. Kemudian saya
membuat datanya menggunakan kategori (1 = tidak enak, 2 = lumayan, 3 = enak, 4
= uuueenaaak).
Saya ulangi terus
merasakan rasa dari asap rokok tersebut. Kemudian datanya saya analisis
menggunakan uji non parametrik kruskall Wallis (memang data ini subjektif…
karena hanya saya sendiri yang mencoba merasakan, berikutnya akan saya
kembangkan untuk dicoba/dirasakan oleh banyak orang).
Dan kesimpulannya…
bahwa beberapa kayu yang digunakan menjadi gM-Pirotek mempengaruhi rasa dari
rokok, dan yang paling uuenak dan lebih nikmat (maksud enak adalah terkait
dengan rasa) menurut saya adalah gM-Pirotek kayu kopi.
Bagi yang belum
mengetahui tentang gM-Pirotek…..; gM-pirotek adalah pipa rokok kretek yang
terbuat dari kayu buatan tangan saya sendiri, yang merupakan aplikasi dari hasil penelitian
tentang biofilter rokok dalam rangka menangkap radikal bebas pada asap rokok…,
sehingga asap rokok menjadi lebih berkualitas dan lebih sehat.
Wallahu a’lam
(aGUS MULyono, Malang
6 November 2016)




