Merokok….. Bikin Greng...?
(dengan biofilter serbuk biji kurma)
Ada yang menarik
dari hasil penelitian bersama tim
termasuk beberapa mahasiswa (Istna, Ghina, Yulia, Essy, Ririn, Bilqis, Hannik,
Kamilia, Anang, Hanif) selama 5 tahun terakhir tentang biofilter berbahan
tanaman yang disebutkan dalam Al-Qur’an (kurma, zaitun, delima) dan beberapa
tanaman lokal (kelor, tembakau, cengkeh, kopi). Biofilter ini diaplikasikan
untuk mengganti filter rokok dengan maksud untuk meningkatkan kualitas asap
rokok.
Yang menarik adalah
pada penggunaan serbuk biji kurma, bahwa biofilter berbahan biji kurma mampu
menangkap 6 dari 7 radikal bebas yang ada pada asap rokok (Hidroperoxida, CO2-, C, Peroxy, O2-,
CuGeO3 dapat tertangkap, hanya tinggal CuOx).
Selain itu, pada penelitian biofilter,
khusus yang dikerjakan oleh Hanif Azhar didapatkan bahwa penggunaan biofilter
berbahan serbuk biji kurma mampu meningkatkan kualitas sperma (yaitu meningkatnya
jumlah sel spermatogenik dan diameter tubulus seminiferus).
Bahwa keadaan jumlah sel spermatogenik dan diameter tubulus
seminiferus pada mencit yang terpapar asap rokok dengan biofilter berbahan
serbuk kurma hampir sama dengan mencit yang sehat,
Jadi jika khawatir merokok akan menurunkan kualitas sperma,
maka dapat digunakan biofilter berbaan serbuk biji kurma agar lebih aman dan
lebih sehat.
Biofilter tersebut dapat dibuat sendiri, biji kurma yang
sudah dikeringkan, kemudian disangrai lalu ditumbuk halus (seperti membuat
kopi). Kemudian ambil secukupnya dan dicampur dengan PEG (Polietilen Glikol)
atau lebih mudahnya bisa menggunakan putih telur, kemudian diaduk merata dan
dicetak dengan selang yang diameternya sama dengan rokok. Kemudian diangin
anginkan sehingga menjadi kering dan padat.
***
Menggunakan biji kurma dalam beberapa penelitian kami, salah
satunya bertujuan agar kita memperhatikan tanaman kurma.
Allah Subhanahu wa Ta'ala telah
melebihkan kurma dari buah-buahan yang lain. Allah
me-nyebutkannya di dalam Al-Qur-an pada 20 tempat yang berbeda dengan memakai lafazh
pohon kurma; an-Nakhl, an-Nakhiil dan an-Nakhlah. Kurma
mendapat tempat istimewa di dalam Al-Qur-an dan sebenar-benar perkataan adalah
Kalamullaah (Al-Qur-an al-Karim).
"Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang." (QS.
Ar-Rahman: 11);
"Dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang
bersusun-susun." (QS. Qaaf: 10); "Dan tanam-tanaman dan
pohon-pohon kurma yang mayangnya lembut." (QS. Asyu'ara: 148);
"Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian
yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang,
disirami dengan air yang sama. kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu
atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu
terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir." (QS. Ar-Ra'du: 4)
"Dan
goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan
menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan
bersenang hatilah kamu. jika kamu melihat seorang manusia, Maka katakanlah,
'Sesungguhnya Aku telah bernazar berpuasa untuk Rabb Yang Maha Pemurah, maka
aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini.'" (QS. Maryam: 25-26)
"Maka rasa sakit akan melahirkan anak
memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia berkata: 'Aduhai, alangkah baiknya Aku
mati sebelum ini, dan Aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi
dilupakan.'" (QS. Maryam: 23)
"Apakah ada salah seorang di antaramu
yang ingin mempunyai kebun kurma dan anggur yang mengalir di bawahnya
sungai-sungai; dia mempunyai dalam kebun itu segala macam buah-buahan, Kemudian
datanglah masa tua pada orang itu sedang dia mempunyai keturunan yang masih
kecil-kecil. Maka kebun itu ditiup angin keras yang mengandung api, lalu
terbakarlah. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya
kamu memikirkannya." (QS. Al-Baqarah: 266)
Dan beberapa ayat
lagi yang berbicara tentang Kurma. Di dalam Hadits… juga banyak disebutkan,
beberpa diantaranya
Rasulullah
SAW bersabda, “Rumah yang didalamnya tidak ada kurma, penghuninya adalah
orang-orang lapar.” (HR. Bukhari)
Rasulullah
SAW bersabda, “Kurma ajwa yang baik berkhasiat sebagai penyembuh.”
Aisyah
berkata, “Rasulullah telah menyebut kurma dan susu sebagai makanan terbaik
diantara makanan lainnya.”
Sa’ad
ra mendengar Rasulullah bersabda, “Barang siapa memakan tujuh butir kurma ajwah
di pagi hari, maka racun dan sihir tidak akan membahayakannya pada hari itu.”
(HR. Bukhari).
Dan
masih banyak lagi petunjuk tentang pentingnya kurma. Dan dari beberapa petunjuk
di atas sudah jelas bahwa kurma bisa menjadi solusi kehidupan, solusi
kelaparan, solusi kemiskinan, solusi dari penyakit dlsb. Termasuk solusi untuk
meningkatkan kualitas asap rokok.
(aGUS
MULyono, Malang 25 April 2016)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar