Selasa, 16 Agustus 2016

Merokok….. Bikin Greng...?

Merokok….. Bikin Greng...?
(dengan biofilter serbuk biji kurma)

Ada yang menarik dari  hasil penelitian bersama tim termasuk beberapa mahasiswa (Istna, Ghina, Yulia, Essy, Ririn, Bilqis, Hannik, Kamilia, Anang, Hanif) selama 5 tahun terakhir tentang biofilter berbahan tanaman yang disebutkan dalam Al-Qur’an (kurma, zaitun, delima) dan beberapa tanaman lokal (kelor, tembakau, cengkeh, kopi). Biofilter ini diaplikasikan untuk mengganti filter rokok dengan maksud untuk meningkatkan kualitas asap rokok.

Yang menarik adalah pada penggunaan serbuk biji kurma, bahwa biofilter berbahan biji kurma mampu menangkap 6 dari 7 radikal bebas yang ada pada asap rokok (Hidroperoxida, CO2-, C, Peroxy, O2-, CuGeO3 dapat tertangkap, hanya tinggal CuOx).

Selain itu, pada penelitian biofilter, khusus yang dikerjakan oleh Hanif Azhar didapatkan bahwa penggunaan biofilter berbahan serbuk biji kurma mampu meningkatkan kualitas sperma (yaitu meningkatnya jumlah sel spermatogenik dan diameter tubulus seminiferus).

Bahwa keadaan jumlah sel spermatogenik dan diameter tubulus seminiferus pada mencit yang terpapar asap rokok dengan biofilter berbahan serbuk kurma hampir sama dengan mencit yang sehat,

Jadi jika khawatir merokok akan menurunkan kualitas sperma, maka dapat digunakan biofilter berbaan serbuk biji kurma agar lebih aman dan lebih sehat.

Biofilter tersebut dapat dibuat sendiri, biji kurma yang sudah dikeringkan, kemudian disangrai lalu ditumbuk halus (seperti membuat kopi). Kemudian ambil secukupnya dan dicampur dengan PEG (Polietilen Glikol) atau lebih mudahnya bisa menggunakan putih telur, kemudian diaduk merata dan dicetak dengan selang yang diameternya sama dengan rokok. Kemudian diangin anginkan sehingga menjadi kering dan padat.
***

Menggunakan biji kurma dalam beberapa penelitian kami, salah satunya bertujuan agar kita memperhatikan tanaman kurma.

Allah Subhanahu wa Ta'ala telah melebihkan kurma dari buah-buahan yang lain. Allah me-nyebutkannya di dalam Al-Qur-an pada 20 tempat yang berbeda dengan memakai lafazh pohon kurma; an-Nakhl, an-Nakhiil dan an-Nakhlah. Kurma mendapat tempat istimewa di dalam Al-Qur-an dan sebenar-benar perkataan adalah Kalamullaah (Al-Qur-an al-Karim).

"Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang." (QS. Ar-Rahman: 11);

 "Dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun-susun." (QS. Qaaf: 10); "Dan tanam-tanaman dan pohon-pohon kurma yang mayangnya lembut." (QS. Asyu'ara: 148);

"Dan di bumi ini terdapat bagian-bagian yang berdampingan, dan kebun-kebun anggur, tanaman-tanaman dan pohon kurma yang bercabang dan yang tidak bercabang, disirami dengan air yang sama. kami melebihkan sebahagian tanam-tanaman itu atas sebahagian yang lain tentang rasanya. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berfikir." (QS. Ar-Ra'du: 4)

"Dan goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya pohon itu akan menggugurkan buah kurma yang masak kepadamu, maka makan, minum dan bersenang hatilah kamu. jika kamu melihat seorang manusia, Maka katakanlah, 'Sesungguhnya Aku telah bernazar berpuasa untuk Rabb Yang Maha Pemurah, maka aku tidak akan berbicara dengan seorang manusia pun pada hari ini.'" (QS. Maryam: 25-26)

"Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia berkata: 'Aduhai, alangkah baiknya Aku mati sebelum ini, dan Aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan.'" (QS. Maryam: 23)

"Apakah ada salah seorang di antaramu yang ingin mempunyai kebun kurma dan anggur yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; dia mempunyai dalam kebun itu segala macam buah-buahan, Kemudian datanglah masa tua pada orang itu sedang dia mempunyai keturunan yang masih kecil-kecil. Maka kebun itu ditiup angin keras yang mengandung api, lalu terbakarlah. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada kamu supaya kamu memikirkannya." (QS. Al-Baqarah: 266)

Dan beberapa ayat lagi yang berbicara tentang Kurma. Di dalam Hadits… juga banyak disebutkan, beberpa diantaranya

Rasulullah SAW bersabda, “Rumah yang didalamnya tidak ada kurma, penghuninya adalah orang-orang lapar.” (HR. Bukhari)

Rasulullah SAW bersabda, “Kurma ajwa yang baik berkhasiat sebagai penyembuh.”

Aisyah berkata, “Rasulullah telah menyebut kurma dan susu sebagai makanan terbaik diantara makanan lainnya.”

Sa’ad ra mendengar Rasulullah bersabda, “Barang siapa memakan tujuh butir kurma ajwah di pagi hari, maka racun dan sihir tidak akan membahayakannya pada hari itu.” (HR. Bukhari).

Dan masih banyak lagi petunjuk tentang pentingnya kurma. Dan dari beberapa petunjuk di atas sudah jelas bahwa kurma bisa menjadi solusi kehidupan, solusi kelaparan, solusi kemiskinan, solusi dari penyakit dlsb. Termasuk solusi untuk meningkatkan kualitas asap rokok.


(aGUS MULyono, Malang 25 April 2016)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar