Qirbah Kulit Kambing
(Air minum menjadi lebih berkualitas)
Menarik hasil penelitian tentang qirbah… yang
idenya diperoleh dari sebuah hadits yang diriwayatkan
dari Jabir Radliallahu ‘anhu…,
“Rasulullah mengunjungi sebuah rumah milik kaum Anshor bersama seorang
sahabatnya dan berkata kepada pemilik rumah : “Bila engkau memiliki air di
dalam qirbah ( wadah air dari kulit) yang tersisa dari semalam, berikan kepada
kami untuk minum; bila tidak biarlah kami minum dari aliran airnya langsung.”
(Sahih Bukhari).
Dari hadits tersebut, menunjukkan bahwa terdapat hikmah
yang besar berkaitan dengan penggunaan qirbah, bahwa nabi memilih minum dari
aliran airnya langsung, jika tidak ada air yang disimpan satu malam dalam
qirbah.
Penelitian ini dikerjakan 2 mahasiswa UIN
(Agus Hendri dan Makbul)…, Hasil penelitian menunjukkan bahwa air minum yang
disimpan dalam qirbah… lebih berkualitas dibandingkan dengan ketika disimpan
dalam plastik, kendi, kuningan, keramik, guci dll. PH air minum yang disimpan
dalam qirbah menjadi netral (PH=7) seperti air murni (air yang fitrah).
Konduktivitas, TDS, kadar oksigen juga menunjukkan bahwa wadah qirbah lebih
unggul.
Begitu juga dengan jumlah bakteri. Bahwa
bakteri (bakteri pathogen) pada air minum yang tersimpan dalam qirbah… jumlahnya
jauh lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah bakteri pada wadah lainnya.
Yang menarik lagi adalah perbandingan antara
qirbah dari bahan kulit sapi dan kulit kambing. Ketika hasilnya dibandingkan….,
maka dapat disimpulkan bahwa air minum yang tersimpan dalam qirbah kulit
kambing menunjukkan lebih berkualitas dari pada qirbah dari kulit sapi.
Melihat hal tersebut… maka bisa dijelaskan
dengan Al-Qur’an pada Surat Al-An’am ayat 143-144. Bahwa Allah menyebutkan
delapan hewan yang berpasangan (empat pasang) yang disebut secara berurutan
adalah mulai dari sepasang domba, sepasang kambing, sepasang unta dan terakhir
sepasang sapi.
Penyebutan hewan yang berpasangan secara
berurutan di dalam Al-Qur’an pasti mengindikasikan urutan kepentingan atau
keutamaannya. Kambing disebutkan lebih dulu dari pada sapi…., mungkin ini
menunjukkan bahwa dalam konteks ini.. qirbah dari kulit kambing lebih unggul
dibandingkan dengan qirbah kulit sapi.
***
Melihat hasil penelitian tersebut…. kembali ingat pada
apa yang sering disampaikan pak kyai.
Bahwa Pak Kyai selalu mengingatkan kepada santrinya .. untuk terus
menjadikan Al-Qur’an sebagai petunjuk, menjadikan nilai nilai Islam sebagai
pegangan dalam setiap aktifitas apa saja termasuk aktifitas berfikir.
Bahwa tidak ada keraguan atas kebenaran Al-Qur’an (QS Al-Baqarah 2).
Al-Qur’an adalah petunjuk yang lengkap dengan segala penjelasannya (QS
Al-Baqarah 185). Al-Qur’an merupakan
petunjuk yang berisi jawaban atas segala persoalan (QS An-Nahl 89).
Pak Kyai juga pernah menyampaikan bahwa…. jika
ingin menjadi manunsia yang bermartabat, maka kita harus selalu membenarkannya
(Al-Qur’an, Sunnah, Nilai nilai Islam, pikiran pikiran ulama, pikiran pikiran
kyai sepuh)….; setelah membenarkannya maka kemudian harus diupayakan untuk
melaksanakannya.
“Ceritakanlah (hai
Muhammad) kisah Ibrahim di dalam Al Kitab (Al Qur'an) ini. Sesungguhnya ia
adalah seorang yang sangat membenarkan lagi seorang Nabi.” (QS Maryam: 41)
“Dan Ceritakanlah (hai Muhammad kepada mereka,
kisah) Idris (yang tersebut) di dalam Al Quran. Sesungguhnya ia adalah seorang
yang sangat membenarkan dan seorang nabi.” (QS Maryam: 56).
Ketika manusia telah membenarkannya… dan
melaksanakannya (melaksanakan kebenaran) maka martabat, kemuliaan, kebahagiaan
akan diperolehnya (Allah akan mengangkatnya ke martabat yang tinggi)
“Dan kami telah mengangkatnya ke martabat yang
Tinggi” (QS Maryam: 57)
***
Dalam konteks ini…. mari kita menggunakan
qirbah untuk menyimpan air minum agar air minum menjadi berkualitas dan menyehatkan
dan insyaallah akan mendapatkan kebaikan.
Dengan teknik khusus dalam membuat qirbah
berbahan kulit kambing…., maka kualitas qirbah menjadi lebih baik, sehingga air
minum didalamnya menjadi kaya manfaat. Dan insyaallah bulan depan akan Launching
produk Qirbah kulit kambing yang bisa digunakan secara luas.
Wallahu a’lam
(aGUS MULyono, Malang 4 Agustus 2016)

Assalamualaikum, saya mau tanya bagaimana cara pembuatan qirbah tersebut, terimakasih
BalasHapus